5 Manfaat Ternak Ayam Petelur Tanpa Kandang dan Kerugiannya

Ternak Ayam Petelur

Ayam petelur di budidayakan untuk diambil telurnya. Namun ada juga ayam petelur yang dagingnya bisa dikonsumsi setelah diafkirkan. Sama dengan ayam pedaging jika beternak ayam petelur ini lebih rumit dibandingkan dengan ayam kampung atau ayam buras. Dari segi makanan, kandang, dan lain sebagainya dibutuhkan perhatian ekstra supaya angka kematian ayam lebih bisa ditekan.

Selama ini masyarakat hanya tahu bahwa beternak ayam baik itu broiler maupun petelur hanya dilakukan di dalam kandang, namun ternyata ada salah satu teknik yang bisa dilakukan oleh peternak dalam beternak ayam ini yaitu dengan menggunakan sistem umbaran. Sistem umbaran adalah membiarkan ayam bergerak bebas tanpa kandang sehingga tidak ada biaya untuk pembuatan kandang. Berikut ini adalah beberapa manfaat ternak ayam petelur tanpa kandang yang bisa didapatkan:

Baca juga : 4 Keuntungan Ternak Ayam Potong Modern dan Kekurangannya

Ayam Petelur Lebih Lincah

Ayam yang di umbar dengan ayam yang dibiarkan terus menerus di dalam kandang akan berbeda dalam segi kelincahannya. Ayam petelur yang di umbar akan lebih lincah dibandingkan dengan yang di dalam kandang karena mereka tidak akan kehilangan sifat alami mereka yaitu mengais tanah untuk mencari pakan dan lain sebagainya. Sedangkan ayam yang di dalam kandang mereka sudah terbiasa mengharapkan bantuan dari tangan manusia.

Daging dan Telur Lebih Sehat

Dengan  ternak ayam petelur tanpa kandang ini bisa menghasilkan daging dan telur yang jauh lebih sehat.  Hal itu dikarenakan ayam petelur tersebut masih memiliki sifat alami yang mana terbebas dari bahan pengawet dan lain sebagainya. Memang peternak masih memberikan pakan namun jumlahnya tidak sebanyak dengan ayam yang di kurung di dalam kandang. Sedangkan jika ayam petelur tersebut saat di afkirkan dan dagingnya bisa dikonsumsi maka akan jauh lebih berisi jika dibandingkan dengan yang terus berada di dalam kandang.

Biaya Pakan Bisa Ditekan

Ternak ayam petelur ini memang sebagian besar pengeluaran untuk pembelian pakan karena tanpa pakan yang memadai produktivitasnya menjadi menurun. Namun dengan beternak ayam petelur dengan sistem umbaran ini akan membuat biaya pengeluaran untuk pembelian pakan bisa ditekan. Ayam yang diternakkan di area umbaran akan mudah menemukan pakan mereka sendiri dengan cara mengais tanah menggunakan ceker mereka.

Anti Serangga

Ayam bisa memakan berbagai macam serangga yang berkeliaran. Jika rumah banyak serangga maka ayam ini bisa meminimalisir keberadaannya. Hal itu dikarenakan ayam suka menangkap dan memakan berbagai macam serangga.

Membantu Kesuburan Tanah

Sifat alami ayam adalah menceker dan mengais tanah untuk mendapatkan pakan. Dengan menceker dan mengais tanah tersebut ayam akan bisa membantu menyuburkan tanah dan kotorannya bisa digunakan sebagai pupuk penyubur tanah. Selama ini kotoran ayam banyak dimanfaatkan sebagai pupuk kandang karena terbukti bisa digunakan sebagai penyubur tanah.

Kerugian

Ada kelebihan tentu juga ada kekurangannya. Sisi kerugian dominan yang bisa dirasakan oleh peternak adalah penyakit yang disebabkan oleh cuaca yang tidak menentu seperti saat ini. Ketika cuaca tidak menentu akan menyebabkan ayam memiliki daya tahan tubuh yang rendah. Terlebih lagi jika si ayam sudah terkena penyakit maka penyebarannya akan mudah sekali terjadi.  Selain itu ayam juga mudah merusak tanaman, sehingga dalam area umbaran tersebut pastikan jika tidak ada tanaman yang ada di area umbaran tersebut.

Baca juga : Bagian Bagian Karkas Ayam dan Jenis Potongannya

Sistem umbaran ini memang memiliki manfaat dan juga kerugiannya, begitu pula dengan yang menggunakan kandang. Oleh sebab itu sebelum menggeluti ternak ayam petelur tanpa kandang sebaiknya pastikan dulu baik buruknya, untung dan kerugiannya supaya tidak ada kerugian material yang ditanggung.

0 I like it
0 I don't like it

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *