Tips Memilih dan Membedakan Karkas Ayam Berkualitas Terbaik yang Utuh dan Segar

memilih karkas ayam sehat

Tak banyak yang tahu bagaimana memilih karkas ayam berkualitas terbaik. Padahal, demi memperoleh nutrisi terbaik dari sumber protein hewani ini, Anda perlu mengetahui bagaimana memilih daging ayam yang masih bagus.

Cara Memilih dan Membedakan Karkas Ayam yang Masih Bagus, Utuh dan Segar

Karkas ayam banyak dicari terutama untuk dimasak sebagai ayam panggang ingkung, ayam rotisserie atau ayam kodok yang membutuhkan ayam utuh. Memilih daging ayam utuh berkualitas terbaik menjadi keharusan demi mendapatkan rasa olahan daging ayam yang lezat, sehat dan memastikan kualitas ayam yang Anda benar-benar hasil sembelih bukan karena mati secara tak wajar. Untuk itu, Anda bisa menerapkan tips berikut ini saat memilih daging ayam utuh.

Baca Juga : Bagian – Bagian Karkas dan Jenis Potongannya

Cek Tekstur Kulit Ayam

Salah satu cara mudah untuk mengetahui karkas ayam masih bagus atau tidak adalah menyentuh dan mengusap sedikit kulit ayam tersebut. Daging ayam utuh yang bagus memiliki kulit mulus dan mengkilap. Kalau Anda sentuh, kulit ayam terasa masih kenyal dan seratnya juga masih baik tidak rusak. Berbeda dengan karkas ayam yang sudah mulai membusuk atau memiliki kandungan air terlalu banyak, seratnya akan mudah hancur atau tidak berbentuk. Demikian pula jika Anda menemukan tekstur kulit ayam yang berpasir atau bertepung. Hal ini menandakan bahwa daging ayam tersebut telah dilumuri dengan bahan kimia.

Daging Ayam Tidak Mengandung Air

Daging ayam, ikan maupun daging lainnya pasti memiliki kandungan air, namun dalam kadar yang tak berlebihan. Jika Anda menekan karkas ayam kemudian banyak air yang keluar dari pori-porinya, maka bisa dipastikan ayam tersebut diberikan banyak air sebelum disembelih. Hal ini tentu merugikan konsumen karena daging ayam tersebut memiliki berat melebihi berat normalnya.

Perhatikan Warna Daging Ayam

Di samping kandungan airnya, Anda juga perlu memperhatikan warna daging ayam. Karkas ayam yang masih bagus memiliki warna putih dengan semburat merah muda, tampak segar dan tak ada memar. Memar pada daging ayam mengindikasikan jika ayam tersebut mati secara tidak normal atau akibat pukulan benda keras. Sedangkan daging ayam yang sudah layu atau mulai membusuk memiliki warna pucat hingga kebiruan.

Cek Bau Daging Ayam

Bau karkas ayam yang bagus seperti daging ayam segar pada umumnya, segar dan tak berbau anyir. Jika Anda menemui daging ayam yang berbau anyir atau tak berbau sama sekali, bisa dipastikan daging ayam tersebut tak layak konsumsi atau bisa jadi sudah diberi bahan pengawet berbahaya atau ayam tiren.

Perhatikan Ada Tidaknya Lalat di Sekitar Daging Ayam

Lalat memang dikenal membawa penyakit. Tapi, binatang yang satu ini bisa membantu Anda untuk mengetahui karkas ayam masih bagus atau tidak. Ketika Anda membeli daging ayam utuh di pasar, perhatikan apakah ada lalat yang hinggap di daging tersebut. Apabila Anda tidak menemukan lalat yang hinggap di daging ayam tersebut, bisa jadi daging tersebut sudah diberi pengawet atau mengandung bahan kimia lainnya.

Perhatikan Kemasan Ayam

Bila Anda membeli karkas ayam di supermarket, perhatikan kemasan daging ayam tersebut. Hindari daging ayam yang kemasannya sudah rusak atau sobek. Kemasan yang sudah sobek tentu tak bisa melindungi daging ayam dengan baik sehingga debu dan kuman mudah bersarang di dalamnya. Pilih daging ayam yang masih utuh dan rapi.

Itulah beberapa tips yang bisa Anda terapkan untuk membedakan dan memilih karkas ayam yang masih bagus dan segar. Dengan menerapkan tips di atas, Anda bisa menyajikan hidangan yang lebih lezat dan menyehatkan untuk keluarga.

Baca Juga : 4 Keuntungan Ternak Ayam Potong Modern

 

0 I like it
0 I don't like it

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *